INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
Interaksi manusia dan komputer adalah suatu ilmu yang berhubungan dengan komputer grafik, sistem operasi, faktor manusia, ergonomi, rekayasa industri, psikologi teori, dan sistem bagian dari ilmu pengetahuan komputer.
Dalam komputer grafik telah dikembangkan perangkat keras dan algoritma yang mengijinkan manipulasi dan perngkat keras lebih realistis. Komputer grafik mempunyai peran penting dalam Interaksi manusia dan komputer, yaitu pemodelan sistem dan perancangan tatapan muka dengan pengguna.
Masalah dari operasi manusia komputer adalah suatu faktor alami manusia, kalau tidak permasalahan yang baru mempunyai teori substansiil, komunikasi, dan aspek interaksi sebelumnya yang dikembangkan dalam faktor manusia, memaksa suatu pertumbuhan faktor manusia didalam arah perkembangan IMK.
Ergonomi adalah hampir mirip dengan faktor manusia, tetapi itu dari studi pekerjaan. Seperti dengan faktor manusia, perhatian ergonomi cenderung pada tingkatan, tetapi dengan selera fisiologis tambahan dan suatu tekanan.
Oleh karena itu, sejarah IMK adalah mengenai studi komputer ergonomic yang menekankan pada hubungan pekerjaan yang menentukan dan efek faktor tekanan, seperti rutinitas pekerjaan,
kenyaman penggunaan atau perancangan tampilan.
Untuk membuat antarmuka yang baik dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu, antara lain :
1. Teknik elektronika & ilmu komputer
memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI
2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna
3. Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer
4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja
5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya
6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah
7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.
Referensi :
- witanduty, Interaksi Manusia Komputer.
- nshafitri, Interaksi Manusia Komputer.
1. Apa yang mendasari munculnya IMK ?
2. Jelaskan mengenai ilmu apa saja yang terkait dengan IMK!
3. Berikan kesimpulan!
JAWAB
1. Menurut artikel yang Kami baca,Interaksi manusia dan komputer merupakan suatu disiplin ilmu yang mengkaji tentang komunikasi atau interaksi diantara pengguna dengan sistem.
Awal munculnya istilah interaksi manusia dan komputer
a. Tahun 1950-an
Pertama kali diperkenalkan secara komersil.
b. Tahun 1970-an
Komputer pribadi(PC), maka berkembanglah penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru (pendidikan, perdagangan, perusahaan dll) dan muncul isu teknik antarmuka pengguna (userinterface)
c. Pada tahun 1980an
Pertengahan baru di perkenalkan istilah IMK
Model IMK :
1. Pengguna
2. Interaksi
3. Sistem
Tiga komponen ini saling berkaitan. Pengguna adalah bagian dari sistem yang memungkinkan berinteraksi dengan komputer, oleh sebab itu mengapa 3 komponen ini saling berkaitan.
2. Ilmu yang terlibat pada Interaksi Manusia dan Komputer adalah :
* Psikologi dan ilmu yang kognitif memberikan dasar pengetahuan mengenai presepsi user, kognitif, kemampuan memecah masalah.
* Ergonomi yang memberikan dasar pengetahuan mengenai kemampuan atau karakteristik user.
* Sosiologi yang membantu pemahaman mengenai konsep interaksi secara luas.
* Ilmu computer dan teknik rekayasa untuk membangun teknologi yang dibutuhkan.
* Bisnis yang memberikan pengetahuan agar mampu memesarkan hasil.
* Desain grafis agar mampu untuk menghasilkan presentasi yang efektif mengenai interface.
3. Kesimpulan yang kami dapat bahwa Interaksi Manusia dan Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah.
LOGIN
Login Form
!doctype>Jumat, 01 April 2011
Minggu, 26 September 2010
Konsep Manajemen Proyek
Manajemen proyek sistem informasi ditekankan pada tiga faktor, yaitu : manusia,
masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi faktor manusia sangat berperan
penting dalam suksesnya manajemen proyek. Pentingnya faktor manusia dinyatakan
dalam model kematangan kemampuan manajement manusia (
a people management
capability maturity model
/ PM-CMM) yang berfungsi untuk meningkatkan kesiapan
organisasi perangkat lunak (sistem informasi) dalam menyelesaikan masalah dengan
melakukan kegiatan menerima, memilih, kinerja manajemen, pelatihan, kompensasi,
pengembangan karier, organisasi dan rancangan kerja serta pengembangan tim.
3.1.1. Dasar-Dasar Organisasional
Organisasi adalah sistem yang saling mempengaruhi dan salaing bekerja sama
antara orang yang satu dengan orang yang lain dalam suatu kelompok untuk mencapai
suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama. Organisasi merupakan sistem
maka terdiri dari beberapa elemen yaitu :
1. orang, dalam organisasi harus ada sekelompok orang yang bekerja dan salah
satunya ada yang memimpin organisasi tersebut.
2. tujuan, dalam organisasi harus ada tujuan yang harus dicapai, baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang.
3. posisi, setiap orang yang ada dalam suatu organisasi akan menempati posisi atau
kedudukannya masing-masing.
4. pekerjaan, setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut mempunyai pekerjaan
(job) masing-masing sesuai dengan posisinya.
5. teknologi, untuk mencapai tujuan organisasi membutuhkan teknologi untuk
membantu dalam pengolahan data menjadi suatu informasi.
6. struktur, struktur organisasi merupakan pola yang mengatur pelaksanaan pekerjaan
dan hubungan kerja sama antar setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut.
7. lingkungan luar, merupakan elemen yang sangat penting dan akan mempengaruhi
keberhasilan suatu organisasi, misalnya adanya kebijakan pemerintah tentang
organisasi.
Prinsip-prinsip organisasi adalah nilai-nilai yang digunakan sebagai landasan kerja
bagi setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut untuk mencapai keberhasilan
tujuan yang telah disepakati. Prinsip-prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :
1. tujuan organisasi yang jelas
2. tugas yang dilakukan harus jelas
3. pembagian tugas yang adil
4. penempatan posisi yang tepat
5. adanya koordinasi dan integrasi
Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan pembuat keputusan
manajemen yaitu : manajemen tingkat bawah (operasional), manajemen tingkat
menengah (perencanaan dan kontrol manajerial) dan manajemen tingkat atas
(strategik). Setiap level memiliki tanggung jawabnya sendiri-sendiri dan semuanya
bekerja sama dalam mencapai tujuan dan sasaran.
1. Manajemen tingkat bawah (operasional)
- Manajer operasional membuat keputusan berdasarkan aturan-aturan yang telah
ditetapkan sebelumnya dan menghasilkan hal-hal yang dapat diprediksikan bila
diterapkan dengan benar.
- Manajer operasi adalah pembuat keputusan yang pekerjaannya lebih jelas
sehingga dapat mempengaruhi implementasi dalam jadwal kerja, kontrol
inventaris, penerimaan, dan pengontrolan proses-proses seperti produksi.
- Manajer operasi membutuhkan informasi internal yang repetitif, dan sangat
tergantung pada informasi yang memuat tentang kinerja terbaru dan merupakan
pengguna
on-line
terbesar, sumberdaya-sumberdaya informasi
real-time
2. Manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol manajerial)
- Manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka pendek dan
mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya bisa
dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional, dan
meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang untuk
meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat membahayakan
produktivitas.
- Manajer tingkat menengah sangat tergantung pada informasi internal dan
membutuhkan sangat besar informasi
real- time
agar dapat melakukan
pengontrolan dengan tepat dan informasi terbaru atas kinerja yang diukur sesuai
standar.
3. Manajemen tingkat atas (strategik)
- Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan membimbing
manajer operasional dan manajer tingkat menengah.
- Manajer strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang sangat tidak
pasti. Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas kesehariannya
adalah pengarahan dan perencanaan.
- Informasi yang strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan organisasi
menjalankan tugas dan tujuan organisasi.
- Membutuhkan informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan perubahan-
perubahan yang terjadi dengan cepat) dan informasi eksternal (untuk mengetahui
peraturan pemerintah,kebijakan perekonomian, kondisi pasar dan strategi
perusahaan-perusahaan pesaing)
masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi faktor manusia sangat berperan
penting dalam suksesnya manajemen proyek. Pentingnya faktor manusia dinyatakan
dalam model kematangan kemampuan manajement manusia (
a people management
capability maturity model
/ PM-CMM) yang berfungsi untuk meningkatkan kesiapan
organisasi perangkat lunak (sistem informasi) dalam menyelesaikan masalah dengan
melakukan kegiatan menerima, memilih, kinerja manajemen, pelatihan, kompensasi,
pengembangan karier, organisasi dan rancangan kerja serta pengembangan tim.
3.1.1. Dasar-Dasar Organisasional
Organisasi adalah sistem yang saling mempengaruhi dan salaing bekerja sama
antara orang yang satu dengan orang yang lain dalam suatu kelompok untuk mencapai
suatu tujuan tertentu yang telah disepakati bersama. Organisasi merupakan sistem
maka terdiri dari beberapa elemen yaitu :
1. orang, dalam organisasi harus ada sekelompok orang yang bekerja dan salah
satunya ada yang memimpin organisasi tersebut.
2. tujuan, dalam organisasi harus ada tujuan yang harus dicapai, baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang.
3. posisi, setiap orang yang ada dalam suatu organisasi akan menempati posisi atau
kedudukannya masing-masing.
4. pekerjaan, setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut mempunyai pekerjaan
(job) masing-masing sesuai dengan posisinya.
5. teknologi, untuk mencapai tujuan organisasi membutuhkan teknologi untuk
membantu dalam pengolahan data menjadi suatu informasi.
6. struktur, struktur organisasi merupakan pola yang mengatur pelaksanaan pekerjaan
dan hubungan kerja sama antar setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut.
7. lingkungan luar, merupakan elemen yang sangat penting dan akan mempengaruhi
keberhasilan suatu organisasi, misalnya adanya kebijakan pemerintah tentang
organisasi.
Prinsip-prinsip organisasi adalah nilai-nilai yang digunakan sebagai landasan kerja
bagi setiap orang yang ada dalam organisasi tersebut untuk mencapai keberhasilan
tujuan yang telah disepakati. Prinsip-prinsip yang ada dalam organisasi meliputi :
1. tujuan organisasi yang jelas
2. tugas yang dilakukan harus jelas
3. pembagian tugas yang adil
4. penempatan posisi yang tepat
5. adanya koordinasi dan integrasi
Manajemen dalam organisasi terdiri dari tiga tingkatan pembuat keputusan
manajemen yaitu : manajemen tingkat bawah (operasional), manajemen tingkat
menengah (perencanaan dan kontrol manajerial) dan manajemen tingkat atas
(strategik). Setiap level memiliki tanggung jawabnya sendiri-sendiri dan semuanya
bekerja sama dalam mencapai tujuan dan sasaran.
1. Manajemen tingkat bawah (operasional)
- Manajer operasional membuat keputusan berdasarkan aturan-aturan yang telah
ditetapkan sebelumnya dan menghasilkan hal-hal yang dapat diprediksikan bila
diterapkan dengan benar.
- Manajer operasi adalah pembuat keputusan yang pekerjaannya lebih jelas
sehingga dapat mempengaruhi implementasi dalam jadwal kerja, kontrol
inventaris, penerimaan, dan pengontrolan proses-proses seperti produksi.
- Manajer operasi membutuhkan informasi internal yang repetitif, dan sangat
tergantung pada informasi yang memuat tentang kinerja terbaru dan merupakan
pengguna
on-line
terbesar, sumberdaya-sumberdaya informasi
real-time
2. Manajemen tingkat menengah (perencanaan dan kontrol manajerial)
- Manajer tingkat menengah membuat perencanaan jangka pendek dan
mengontrol keputusan-keputusan tentang bagaimana sumberdaya bisa
dialokasikan dengan baik untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasional, dan
meramalkan kebutuhan-kebutuhan sumberdaya dimasa datang untuk
meminimalkan problem-problem pegawai yang dapat membahayakan
produktivitas.
- Manajer tingkat menengah sangat tergantung pada informasi internal dan
membutuhkan sangat besar informasi
real- time
agar dapat melakukan
pengontrolan dengan tepat dan informasi terbaru atas kinerja yang diukur sesuai
standar.
3. Manajemen tingkat atas (strategik)
- Manajer strategik membuat keputusan-keputusan yang akan membimbing
manajer operasional dan manajer tingkat menengah.
- Manajer strategik bekerja di lingkungan pembuat keputusan yang sangat tidak
pasti. Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, karena tugas kesehariannya
adalah pengarahan dan perencanaan.
- Informasi yang strategis diperlukan untuk menilai tingkat keberhasilan organisasi
menjalankan tugas dan tujuan organisasi.
- Membutuhkan informasi internal (agar bisa beradaptasi dengan perubahan-
perubahan yang terjadi dengan cepat) dan informasi eksternal (untuk mengetahui
peraturan pemerintah,kebijakan perekonomian, kondisi pasar dan strategi
perusahaan-perusahaan pesaing)
Senin, 31 Mei 2010
Neurotik
Apakah Neurotik?
Jakarta, Kompas — “Belakangan ini orang sering mendengar tentang besarnya peningkatan jumlah penderita gangguan keseimbangan mental. Kemudian begitu banyak tayangan layar perak yang menyuguhkan cerita tentang beragai karakter manusia yang aneh atau menunjukkan gejala neurotik, misalnya. Sebenarnya siapakah orang-orang yang termasuk orang neurotik itu?” tenya teman lama saat saya masih duduk di bangku SLTA dan sudah sekitar 20 tahun tidak jumpa.
Jawab saya, “Kita semua sebenarnya menderita sedikit gejala neurotik. Neurosis berarti suatu reaksi mental dan sistem syaraf terhadap penyakit fisik atau kejadian yang tidak menyenangkan.”
“Contoh konkretnya apa?” lanjut teman itu.
“Apakah pernah merasa sakit di bagian dada?”
“Pernah.”
“Apa yang anda lakukan selanjutnya?”
“Mulanya agak cemas dengan gejala itu, tetapi setelah beberapa saat saya melupakannya. Saat harus malakukan cek kesehatan rutin, saya bertanya kepada dokter dan dokter mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
“Wah, kamu orang normal (sehat mental) karena tidak terpengaruh oleh gejala itu,” jawab saya.
Normal
Orang yang sehat mental adalah orang yang relatif bebas dari keluhan fisik dan mampu bersikap toleran terhadap ketidaknyamanan kondisi fisik sesaat dengan cara yang baik. Artinya, orang normal bebas dari gangguan mental dan konflik psikis, dapat melaksanakan pekerjaan tanpa banyak mengeluh.
Ia juga mampu beradaptasi secara intelektual terhadap perubahan situasi dimana ia berada. Bila menderita penyakit sekalipun, ia tidak akan membuat dirinya menjadi korban pengembangan imajinasi berlebihan tentang efek lanjut dari gejala fisik yang ia rasakan sesaat tersebut karena yankin apa yang terjadi pada fisik akan berpengaruh terhadap aspek psikis. Reaksi psikis terhadap penyakitnya dilakukan dengan cara relatif lebih matang.
Reaksi psikis orang neurotrik terhadap gejala fisik yang sama akan ditandai dengan berbagai pikiran negatif yang membuat dirinya diliputi kecemasan berlanjut tentang kemungkinan mendapat serangan jantung serius di kemudian hari.
Ketakutan dan kecemasan intens yang ia kembangkan dalam imajinasinya justru menrangsang kerja kelenjar keringat dan membuat dirinya sering berkeringat dingin. Roman muka pun menjadi pucat, memicu napas tersengal serta rasa sesak di dada karena sirkulasi udara dalam tubuh terganggu yang disebabkan tekanan gas terhadap jantung.
Orang neurotik akan segera menghubungi dokter, namun walaupun setiap dokter yang dikunjungi mengatakan jantungnya baik, ia tak akan pernah percaya.
“Aneh juga yan pergi ke beberapa dokter tetapi tidak kunjuung percaya pada diagnosa dokter. Padahal orang itu punya latar belakang pendidikan cukup tinggi,” demikian ungkap teman saya. Sebagai orang normal memang sulit memahami perilaku orang neurotik.
Awal Neurotik
Orang neurotik adalah orang sakit layaknya penderita pneumonia, misalnya. Orang neurotik banyak mengeluh sehingga lama-lama ia terkesan seperti menikmati keluhannya serta menarik perhatian lingkungan melalui keluhannya tersebut.
Ia mencari simpati, perhatian, dan sangat sensitif, seolah kembali ke perilaku kekanakan. Ia gunakan keluhannya sebagai alibi kegagalannya.
Sebenarnya awal neurotisme bermuara dari masa kanak-pkanak. Ia biasanya melalui masa kanak-kanaknya dengan konflik dan ketidak bahagiaan atau sangat dimanja orangtua.
Karakter respons verbalnya ditamdai dengan sikap: “Ya ….., tetapi …..”, karena pada dasarnya ia punya kebiasaan “dimaafkan” dari segala kekeliruan.
Ada beberapa tipe neurotisme:
a) Neurostenia, muncul sebagai efek kelelahan mental yang berkembang menjadi keluhan sakit-sakit yang tidak jelas lokasinya.
b) Histeria, ditandai dengan kondisi ketidakstabilan emosi. Konflik mentalnya diekspresikan melalui gejala fisik tertentu yang berpengaruh terhadap fungsi tubuh secara menyeluruh. Misalnya, perempuan yang tidak berbahagia dalam perkawinannya akan mengungkapkan kepada suami, ia menderita sakit pada tulang belakang. Dalam pada itu, terjadi konversi konflik mental yang muncul dalam bentuk keluhan pada bagian fisik tertentu yang bila diteliti secara medis keluhan tersebut tidak diikuti gangguan pada organ tubuh terkait.
c) Hipokondriasis, keterpakuan terhadap kondisi kesehatan. Artinya selalu ada bagian tubuh yang terasa kutrang nyaman, padahal penyakit yang diderita sebenarnya penyakit imajiner. Penderita ini akan mengunjungi beberapa dokter untuk berkonsultasi.
d) Anxiety, rasa cemas dan takut yang berlanjut dan dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik. Orang dengan tipe ini memiliki apa yang disebut kondisi ketegangan mental kronis. Bisa dalam bentuk takut naik lift/eskalator, keramaian, seks, gila, dan lain-lain. Ia kehilangan rasa aman, tidak pernah mampu untuk rileks, dan selalu berada dalam kondisi kelelahan mental berlanjut. Kesemuanya itu berpangkal pada rasa rendah diri yang sangat intens.
Penderita neurotik dapat disembuhkan melalui upaya menunjukkan motif bawah sadar dari keluhan fisik dan penyakit imajiner tersebut dan menginterpretasi apa yang sebenarnya ingin ia ungkapkan melalui penyakitnya itu, serta menemukan tujuan sebenarnya dari munculnya gejala penyakit tersebut.
Pada galibnya kita semua adalah orang yang sedikit neurotik, namun karena kita lebih sering menyibukkan diri dengan keanehan perilaku orang lain, kita akhirnya menjadi orang yang mengabaikan kebutuhan untuk memperbaiki diri. (eman/gizi.net)
Jakarta, Kompas — “Belakangan ini orang sering mendengar tentang besarnya peningkatan jumlah penderita gangguan keseimbangan mental. Kemudian begitu banyak tayangan layar perak yang menyuguhkan cerita tentang beragai karakter manusia yang aneh atau menunjukkan gejala neurotik, misalnya. Sebenarnya siapakah orang-orang yang termasuk orang neurotik itu?” tenya teman lama saat saya masih duduk di bangku SLTA dan sudah sekitar 20 tahun tidak jumpa.
Jawab saya, “Kita semua sebenarnya menderita sedikit gejala neurotik. Neurosis berarti suatu reaksi mental dan sistem syaraf terhadap penyakit fisik atau kejadian yang tidak menyenangkan.”
“Contoh konkretnya apa?” lanjut teman itu.
“Apakah pernah merasa sakit di bagian dada?”
“Pernah.”
“Apa yang anda lakukan selanjutnya?”
“Mulanya agak cemas dengan gejala itu, tetapi setelah beberapa saat saya melupakannya. Saat harus malakukan cek kesehatan rutin, saya bertanya kepada dokter dan dokter mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
“Wah, kamu orang normal (sehat mental) karena tidak terpengaruh oleh gejala itu,” jawab saya.
Normal
Orang yang sehat mental adalah orang yang relatif bebas dari keluhan fisik dan mampu bersikap toleran terhadap ketidaknyamanan kondisi fisik sesaat dengan cara yang baik. Artinya, orang normal bebas dari gangguan mental dan konflik psikis, dapat melaksanakan pekerjaan tanpa banyak mengeluh.
Ia juga mampu beradaptasi secara intelektual terhadap perubahan situasi dimana ia berada. Bila menderita penyakit sekalipun, ia tidak akan membuat dirinya menjadi korban pengembangan imajinasi berlebihan tentang efek lanjut dari gejala fisik yang ia rasakan sesaat tersebut karena yankin apa yang terjadi pada fisik akan berpengaruh terhadap aspek psikis. Reaksi psikis terhadap penyakitnya dilakukan dengan cara relatif lebih matang.
Reaksi psikis orang neurotrik terhadap gejala fisik yang sama akan ditandai dengan berbagai pikiran negatif yang membuat dirinya diliputi kecemasan berlanjut tentang kemungkinan mendapat serangan jantung serius di kemudian hari.
Ketakutan dan kecemasan intens yang ia kembangkan dalam imajinasinya justru menrangsang kerja kelenjar keringat dan membuat dirinya sering berkeringat dingin. Roman muka pun menjadi pucat, memicu napas tersengal serta rasa sesak di dada karena sirkulasi udara dalam tubuh terganggu yang disebabkan tekanan gas terhadap jantung.
Orang neurotik akan segera menghubungi dokter, namun walaupun setiap dokter yang dikunjungi mengatakan jantungnya baik, ia tak akan pernah percaya.
“Aneh juga yan pergi ke beberapa dokter tetapi tidak kunjuung percaya pada diagnosa dokter. Padahal orang itu punya latar belakang pendidikan cukup tinggi,” demikian ungkap teman saya. Sebagai orang normal memang sulit memahami perilaku orang neurotik.
Awal Neurotik
Orang neurotik adalah orang sakit layaknya penderita pneumonia, misalnya. Orang neurotik banyak mengeluh sehingga lama-lama ia terkesan seperti menikmati keluhannya serta menarik perhatian lingkungan melalui keluhannya tersebut.
Ia mencari simpati, perhatian, dan sangat sensitif, seolah kembali ke perilaku kekanakan. Ia gunakan keluhannya sebagai alibi kegagalannya.
Sebenarnya awal neurotisme bermuara dari masa kanak-pkanak. Ia biasanya melalui masa kanak-kanaknya dengan konflik dan ketidak bahagiaan atau sangat dimanja orangtua.
Karakter respons verbalnya ditamdai dengan sikap: “Ya ….., tetapi …..”, karena pada dasarnya ia punya kebiasaan “dimaafkan” dari segala kekeliruan.
Ada beberapa tipe neurotisme:
a) Neurostenia, muncul sebagai efek kelelahan mental yang berkembang menjadi keluhan sakit-sakit yang tidak jelas lokasinya.
b) Histeria, ditandai dengan kondisi ketidakstabilan emosi. Konflik mentalnya diekspresikan melalui gejala fisik tertentu yang berpengaruh terhadap fungsi tubuh secara menyeluruh. Misalnya, perempuan yang tidak berbahagia dalam perkawinannya akan mengungkapkan kepada suami, ia menderita sakit pada tulang belakang. Dalam pada itu, terjadi konversi konflik mental yang muncul dalam bentuk keluhan pada bagian fisik tertentu yang bila diteliti secara medis keluhan tersebut tidak diikuti gangguan pada organ tubuh terkait.
c) Hipokondriasis, keterpakuan terhadap kondisi kesehatan. Artinya selalu ada bagian tubuh yang terasa kutrang nyaman, padahal penyakit yang diderita sebenarnya penyakit imajiner. Penderita ini akan mengunjungi beberapa dokter untuk berkonsultasi.
d) Anxiety, rasa cemas dan takut yang berlanjut dan dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik. Orang dengan tipe ini memiliki apa yang disebut kondisi ketegangan mental kronis. Bisa dalam bentuk takut naik lift/eskalator, keramaian, seks, gila, dan lain-lain. Ia kehilangan rasa aman, tidak pernah mampu untuk rileks, dan selalu berada dalam kondisi kelelahan mental berlanjut. Kesemuanya itu berpangkal pada rasa rendah diri yang sangat intens.
Penderita neurotik dapat disembuhkan melalui upaya menunjukkan motif bawah sadar dari keluhan fisik dan penyakit imajiner tersebut dan menginterpretasi apa yang sebenarnya ingin ia ungkapkan melalui penyakitnya itu, serta menemukan tujuan sebenarnya dari munculnya gejala penyakit tersebut.
Pada galibnya kita semua adalah orang yang sedikit neurotik, namun karena kita lebih sering menyibukkan diri dengan keanehan perilaku orang lain, kita akhirnya menjadi orang yang mengabaikan kebutuhan untuk memperbaiki diri. (eman/gizi.net)
Tentang Kebudayaan Indonesia
Dalam antropologi, budaya ialah pola perilaku dan pemikiran masyarakat yang hidup dalam kelompok sosial belajar, mencipta, dan berbagi. Budaya membedakan kelompok manusia yang satu dengan yang lainnya. Menurut Ariel Heryanto (2000), kebudayaan bukan dipandang sebagai suatu realitas kebendaan, tapi persepsi, pemahaman atau konsep untuk melihat, menangkap dan mencerna realitas. Kebudayaan ada hanya jika ada kesadaran, konsep, dan bahasa manusia modern untuk melihat keberadaannya. Dengan kesadaran, konsep, dan bahasa tersebut manusia memberikan makna pada dunia yang dilihatnya.
Pemaknaan diri sendiri dan dunia di sekelilingnya merupakan perlengkapan mutlak bagi setiap orang untuk menggeluti berbagai kenyataan di sekitarnya (Heryanto, 2000). Namun bentuk dan isi makna-makna ini bukan takdir yang statis dan tak dapat ditawar-tawar. Bentuk dan isi makna ini dapat berubah sesuai dengan keinginan manusia.
Dari banyak pendapat yang dikemukan, bisa kita simpulkan bahwa kebudayaan adalah prilaku dan pemikiran masyarakat yang berbeda pada stiap tempat yang berlain. Jadi budaya atau kebudayaan berbeda pada stiap daerahnya, karena prilaku dan pemikiran masyarakatnya berbeda pula dan itu juga bergantung pada nenek moyang mereka dulu. Banyak faktor yang membedakan suatu kebudayaan di berbagai tempat, yaitu nenek moyang, letak gografis dan masih banyak lagi.
Karena indonesia adalah negara kepulaan, maka dari itu pula indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan, mulai dari bahasa, baju daerah, makanan, alat musik, tarian serta tata cara tradisonal dan sebagainya.
Tapi yang membuat prihatin kedaan kebudayaan indonesia saat ini adalah, para remajanya enggang atau sulit untuk melestarikan kebudayaan tersebut, hanya segelitir orang saja yang masih mau terus berkecimpung dalam hal ini. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mereka tidak tahu kebudayaan sendiri tapi justru membanggakan dan membuat kebudayan negara lain berkembang pesat di negara nya sendiri. Sungguh prihatin memang, meski pemerintah sudah mengantisipasi hal ini dengan cara memberikan pendidikan wajib distiap sekolah tentang kebudayaan asli indonesia hal ini belum cukup untuk membuat kebudayaan indonesia itu menjadi sepopuler kebudayaa luar yang masuk. Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat kebudayaan indonesia menjadi popular seperti kebudayaan luar yang masuk, namum semua kembali kepada individu masing – masing, mau tidak mereka untuk menyadari betapa kaya nya negeri sendiri dengan memiliki banyak kebudayaan.
Andai semua hal itu terwujud, indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju lagi dari saat ini. Karena dengan penduduk yang sadar akan kebudayaannya hal itu akan mengangkat derajat bangsa dan negara nya.
Dalam antropologi, budaya ialah pola perilaku dan pemikiran masyarakat yang hidup dalam kelompok sosial belajar, mencipta, dan berbagi. Budaya membedakan kelompok manusia yang satu dengan yang lainnya. Menurut Ariel Heryanto (2000), kebudayaan bukan dipandang sebagai suatu realitas kebendaan, tapi persepsi, pemahaman atau konsep untuk melihat, menangkap dan mencerna realitas. Kebudayaan ada hanya jika ada kesadaran, konsep, dan bahasa manusia modern untuk melihat keberadaannya. Dengan kesadaran, konsep, dan bahasa tersebut manusia memberikan makna pada dunia yang dilihatnya.
Pemaknaan diri sendiri dan dunia di sekelilingnya merupakan perlengkapan mutlak bagi setiap orang untuk menggeluti berbagai kenyataan di sekitarnya (Heryanto, 2000). Namun bentuk dan isi makna-makna ini bukan takdir yang statis dan tak dapat ditawar-tawar. Bentuk dan isi makna ini dapat berubah sesuai dengan keinginan manusia.
Dari banyak pendapat yang dikemukan, bisa kita simpulkan bahwa kebudayaan adalah prilaku dan pemikiran masyarakat yang berbeda pada stiap tempat yang berlain. Jadi budaya atau kebudayaan berbeda pada stiap daerahnya, karena prilaku dan pemikiran masyarakatnya berbeda pula dan itu juga bergantung pada nenek moyang mereka dulu. Banyak faktor yang membedakan suatu kebudayaan di berbagai tempat, yaitu nenek moyang, letak gografis dan masih banyak lagi.
Karena indonesia adalah negara kepulaan, maka dari itu pula indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan, mulai dari bahasa, baju daerah, makanan, alat musik, tarian serta tata cara tradisonal dan sebagainya.
Tapi yang membuat prihatin kedaan kebudayaan indonesia saat ini adalah, para remajanya enggang atau sulit untuk melestarikan kebudayaan tersebut, hanya segelitir orang saja yang masih mau terus berkecimpung dalam hal ini. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mereka tidak tahu kebudayaan sendiri tapi justru membanggakan dan membuat kebudayan negara lain berkembang pesat di negara nya sendiri. Sungguh prihatin memang, meski pemerintah sudah mengantisipasi hal ini dengan cara memberikan pendidikan wajib distiap sekolah tentang kebudayaan asli indonesia hal ini belum cukup untuk membuat kebudayaan indonesia itu menjadi sepopuler kebudayaa luar yang masuk. Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat kebudayaan indonesia menjadi popular seperti kebudayaan luar yang masuk, namum semua kembali kepada individu masing – masing, mau tidak mereka untuk menyadari betapa kaya nya negeri sendiri dengan memiliki banyak kebudayaan.
Andai semua hal itu terwujud, indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju lagi dari saat ini. Karena dengan penduduk yang sadar akan kebudayaannya hal itu akan mengangkat derajat bangsa dan negara nya.
Pemaknaan diri sendiri dan dunia di sekelilingnya merupakan perlengkapan mutlak bagi setiap orang untuk menggeluti berbagai kenyataan di sekitarnya (Heryanto, 2000). Namun bentuk dan isi makna-makna ini bukan takdir yang statis dan tak dapat ditawar-tawar. Bentuk dan isi makna ini dapat berubah sesuai dengan keinginan manusia.
Dari banyak pendapat yang dikemukan, bisa kita simpulkan bahwa kebudayaan adalah prilaku dan pemikiran masyarakat yang berbeda pada stiap tempat yang berlain. Jadi budaya atau kebudayaan berbeda pada stiap daerahnya, karena prilaku dan pemikiran masyarakatnya berbeda pula dan itu juga bergantung pada nenek moyang mereka dulu. Banyak faktor yang membedakan suatu kebudayaan di berbagai tempat, yaitu nenek moyang, letak gografis dan masih banyak lagi.
Karena indonesia adalah negara kepulaan, maka dari itu pula indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan, mulai dari bahasa, baju daerah, makanan, alat musik, tarian serta tata cara tradisonal dan sebagainya.
Tapi yang membuat prihatin kedaan kebudayaan indonesia saat ini adalah, para remajanya enggang atau sulit untuk melestarikan kebudayaan tersebut, hanya segelitir orang saja yang masih mau terus berkecimpung dalam hal ini. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mereka tidak tahu kebudayaan sendiri tapi justru membanggakan dan membuat kebudayan negara lain berkembang pesat di negara nya sendiri. Sungguh prihatin memang, meski pemerintah sudah mengantisipasi hal ini dengan cara memberikan pendidikan wajib distiap sekolah tentang kebudayaan asli indonesia hal ini belum cukup untuk membuat kebudayaan indonesia itu menjadi sepopuler kebudayaa luar yang masuk. Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat kebudayaan indonesia menjadi popular seperti kebudayaan luar yang masuk, namum semua kembali kepada individu masing – masing, mau tidak mereka untuk menyadari betapa kaya nya negeri sendiri dengan memiliki banyak kebudayaan.
Andai semua hal itu terwujud, indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju lagi dari saat ini. Karena dengan penduduk yang sadar akan kebudayaannya hal itu akan mengangkat derajat bangsa dan negara nya.
Dalam antropologi, budaya ialah pola perilaku dan pemikiran masyarakat yang hidup dalam kelompok sosial belajar, mencipta, dan berbagi. Budaya membedakan kelompok manusia yang satu dengan yang lainnya. Menurut Ariel Heryanto (2000), kebudayaan bukan dipandang sebagai suatu realitas kebendaan, tapi persepsi, pemahaman atau konsep untuk melihat, menangkap dan mencerna realitas. Kebudayaan ada hanya jika ada kesadaran, konsep, dan bahasa manusia modern untuk melihat keberadaannya. Dengan kesadaran, konsep, dan bahasa tersebut manusia memberikan makna pada dunia yang dilihatnya.
Pemaknaan diri sendiri dan dunia di sekelilingnya merupakan perlengkapan mutlak bagi setiap orang untuk menggeluti berbagai kenyataan di sekitarnya (Heryanto, 2000). Namun bentuk dan isi makna-makna ini bukan takdir yang statis dan tak dapat ditawar-tawar. Bentuk dan isi makna ini dapat berubah sesuai dengan keinginan manusia.
Dari banyak pendapat yang dikemukan, bisa kita simpulkan bahwa kebudayaan adalah prilaku dan pemikiran masyarakat yang berbeda pada stiap tempat yang berlain. Jadi budaya atau kebudayaan berbeda pada stiap daerahnya, karena prilaku dan pemikiran masyarakatnya berbeda pula dan itu juga bergantung pada nenek moyang mereka dulu. Banyak faktor yang membedakan suatu kebudayaan di berbagai tempat, yaitu nenek moyang, letak gografis dan masih banyak lagi.
Karena indonesia adalah negara kepulaan, maka dari itu pula indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan, mulai dari bahasa, baju daerah, makanan, alat musik, tarian serta tata cara tradisonal dan sebagainya.
Tapi yang membuat prihatin kedaan kebudayaan indonesia saat ini adalah, para remajanya enggang atau sulit untuk melestarikan kebudayaan tersebut, hanya segelitir orang saja yang masih mau terus berkecimpung dalam hal ini. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mereka tidak tahu kebudayaan sendiri tapi justru membanggakan dan membuat kebudayan negara lain berkembang pesat di negara nya sendiri. Sungguh prihatin memang, meski pemerintah sudah mengantisipasi hal ini dengan cara memberikan pendidikan wajib distiap sekolah tentang kebudayaan asli indonesia hal ini belum cukup untuk membuat kebudayaan indonesia itu menjadi sepopuler kebudayaa luar yang masuk. Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat kebudayaan indonesia menjadi popular seperti kebudayaan luar yang masuk, namum semua kembali kepada individu masing – masing, mau tidak mereka untuk menyadari betapa kaya nya negeri sendiri dengan memiliki banyak kebudayaan.
Andai semua hal itu terwujud, indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju lagi dari saat ini. Karena dengan penduduk yang sadar akan kebudayaannya hal itu akan mengangkat derajat bangsa dan negara nya.
Janganlah Kamu Mengkhianati Cita – Citamu
Di sebuah rumah sederhana, sebelum pulang kerumah saya menyempatkan ngobrol dengan seorang ukhti. Dia senior saya dalam berbagai hal, senior di kampus maupun dalam dakwah dan tarbiyah. Kami selalu nyambung Kalau ngobrol, karakter kami sedikit ada persamaan…ngaak suka yang terlalu serius. kalau kami ngobrol dan ngak heboh, bisa dipastikan hal yang kami bicarakan SUPER SUPER SERIUS!!!,…
Hari itu, kami ngobrol tentang CITA – CITA. Saya menuturkan keinginan-keinginan saya, saya mau begini dan begitu. Berbagai kendala saya menuju cita-cita tersebut juga saya tuturkan. Sampai satu pernyataan keluar dari mulut saya yang intinya saya menyerah dengan cita-cita saya dan beralih ke jalan kesuksesan lainnya. Maka ukhti tersebut menutup obrolan kami dengan pembicaraan yang serius, “dek, apapun yang ingin kau lakukan, lakukanlah. Tapi satu pesan saya, ….. JANGAN PERNAH KHIANATI CITA – CITA”. tersentuh hati saya mendengarnya. Dalam perjalan menuju ke rumah, kata – kata itu terus terngiang – ngiang.
Walaupun saya tidak pernah belajar ilmu psikologi, waktu itu wajah sang senior menyiratkan kesedihan dan kekecewaan. Sedih dengan jalan yang ia tapaki, jalan yang bukan pilihannya. Jalan yang terpaksa ia ambil. mungkin ia ingin berkata “mohon, jangan seperti saya”.
menurut saya sukses itu relatif . Boleh jadi kita melihat orang sukses, tapi dia sendiri belum merasa sukses. Sukses meraih cita-cita…ketika ia diraih dengan ridho Allah Subhanahu wa ta’ala. Sukses tidak hanya di tandai dengan berlimpahnya materi. Tetapi sukses adalah mengerjakan sesuatu yang membuat kita menghargai diri sendiri. Jadi walaupun secara materi kesuksesan kita kecil tetapi jika kita merasa menghargai diri kita karena pekerjaan tersebut, Maka kita sukses.
Obrolan 15 menit yang memberikan banyak pelajaran, yang menguatkan cita-cita. Apaun cita-cita kita raihlah, jangan pernah menyerah, dan jangan gampang putus asa !! Dan yang terpenting selalu utamakan Ridho Allah.
Hari itu, kami ngobrol tentang CITA – CITA. Saya menuturkan keinginan-keinginan saya, saya mau begini dan begitu. Berbagai kendala saya menuju cita-cita tersebut juga saya tuturkan. Sampai satu pernyataan keluar dari mulut saya yang intinya saya menyerah dengan cita-cita saya dan beralih ke jalan kesuksesan lainnya. Maka ukhti tersebut menutup obrolan kami dengan pembicaraan yang serius, “dek, apapun yang ingin kau lakukan, lakukanlah. Tapi satu pesan saya, ….. JANGAN PERNAH KHIANATI CITA – CITA”. tersentuh hati saya mendengarnya. Dalam perjalan menuju ke rumah, kata – kata itu terus terngiang – ngiang.
Walaupun saya tidak pernah belajar ilmu psikologi, waktu itu wajah sang senior menyiratkan kesedihan dan kekecewaan. Sedih dengan jalan yang ia tapaki, jalan yang bukan pilihannya. Jalan yang terpaksa ia ambil. mungkin ia ingin berkata “mohon, jangan seperti saya”.
menurut saya sukses itu relatif . Boleh jadi kita melihat orang sukses, tapi dia sendiri belum merasa sukses. Sukses meraih cita-cita…ketika ia diraih dengan ridho Allah Subhanahu wa ta’ala. Sukses tidak hanya di tandai dengan berlimpahnya materi. Tetapi sukses adalah mengerjakan sesuatu yang membuat kita menghargai diri sendiri. Jadi walaupun secara materi kesuksesan kita kecil tetapi jika kita merasa menghargai diri kita karena pekerjaan tersebut, Maka kita sukses.
Obrolan 15 menit yang memberikan banyak pelajaran, yang menguatkan cita-cita. Apaun cita-cita kita raihlah, jangan pernah menyerah, dan jangan gampang putus asa !! Dan yang terpenting selalu utamakan Ridho Allah.
Kamis, 25 Maret 2010
CONTOH CINTA PERSAUDARAAN DAN CINTA EROTIS
a. Cinta Persaudaraan
Cinta persudaraan (agape = bahasa yunani) diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persudaraan tidak mengenal adanya batas-batas manusia berdasarkan suku bangsa atau agama. Dalam cinta ini semua manusia sama sebagai makhluk tuhan sehingga seseorang tidak mempunyai pamrih untuk berbuat baik terhadap sesama. walau berbeda, tak pernah kenal atau baru kenal sekalipun.
Contoh dari cinta persaudaraan
Médecins Sans Frontières Médecins Sans Frontières dibentuk pada 1971 oleh sekelompok kecil dokter Perancis setelah separasi Biafra. Organisasi ini dikenal di hampir seluruh dunia dengan nama Perancisnya atau sekadar singkatan namanya, MSF, tetapi di Amerika Serikat nama Doctors Without Borders lebih sering digunakan.Mereka percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan bantuan pada kondisi darurat. Organisasi tersebut mendapatkan Nobel Perdamaian pada tahun 1999.
SEKOLAH DARURAT KARTINI
Sekolah Darurat Kartini. Itulah lembaga pendidikan semiformal yang didirikan Sri Rosiati dan Sri Irianingsih–lebih dikenal dengan Ibu Kembar–pada 1996. Sekolah yang didirikan karena rasa peduli dan cinta kasih mereka terhadap sesama. Disaat yang lain hanya berbica tentang perbaikan dan hak pendidikan setiap anak bangsa, mereka berbuat dengan mendirikan lembaga pendidikan bagi mereka yang tidak punya biaya. Inilah bentuk dari dari cinta persudaraan, cinta yang berdasarkan hati untuk berbuat sesuatu terhadap sesama.
b. Cinta Erotis
Kasih saying yang bersumber dari cinta erotis (sifat membirahikan) merupalkan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan karena antara cinta dan nafsu letaknya tidak jauh berbeda, padahal sifatnya sangat bertolak belakang dengan makna cinta yang sebenarnya.
Contoh dari cinta erotis:
Contoh dari cinta erotis dapat kita dalam sebuah kehidupan perkawinan, yaitu cinta suami atau istri yang yang di refleksikan dalam bentuk kontak hubungan seksual. Hubungan seksual antara suami-istri itu sendiri terjadi karena adanya cinta, tetapi jika hubungan seksual pasutri tidak berlangsung dalam koredor cinta timbal-balik, hubungan ini tentu akan berubah menjadi siksaan yang mendera partner secara timbal balik. Hubungan ini mustahil terbina tanpa menjadikan cinta sebagai pondasi kokohnya. Lebih dari itu, hubungan seksual itu sendiri –tanpa cinta ini- menjadi sebatas pelampiasan birahi yang tidak banyak manfaatnya.
Cinta persudaraan (agape = bahasa yunani) diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persudaraan tidak mengenal adanya batas-batas manusia berdasarkan suku bangsa atau agama. Dalam cinta ini semua manusia sama sebagai makhluk tuhan sehingga seseorang tidak mempunyai pamrih untuk berbuat baik terhadap sesama. walau berbeda, tak pernah kenal atau baru kenal sekalipun.
Contoh dari cinta persaudaraan
Médecins Sans Frontières Médecins Sans Frontières dibentuk pada 1971 oleh sekelompok kecil dokter Perancis setelah separasi Biafra. Organisasi ini dikenal di hampir seluruh dunia dengan nama Perancisnya atau sekadar singkatan namanya, MSF, tetapi di Amerika Serikat nama Doctors Without Borders lebih sering digunakan.Mereka percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan bantuan pada kondisi darurat. Organisasi tersebut mendapatkan Nobel Perdamaian pada tahun 1999.
SEKOLAH DARURAT KARTINI
Sekolah Darurat Kartini. Itulah lembaga pendidikan semiformal yang didirikan Sri Rosiati dan Sri Irianingsih–lebih dikenal dengan Ibu Kembar–pada 1996. Sekolah yang didirikan karena rasa peduli dan cinta kasih mereka terhadap sesama. Disaat yang lain hanya berbica tentang perbaikan dan hak pendidikan setiap anak bangsa, mereka berbuat dengan mendirikan lembaga pendidikan bagi mereka yang tidak punya biaya. Inilah bentuk dari dari cinta persudaraan, cinta yang berdasarkan hati untuk berbuat sesuatu terhadap sesama.
b. Cinta Erotis
Kasih saying yang bersumber dari cinta erotis (sifat membirahikan) merupalkan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan karena antara cinta dan nafsu letaknya tidak jauh berbeda, padahal sifatnya sangat bertolak belakang dengan makna cinta yang sebenarnya.
Contoh dari cinta erotis:
Contoh dari cinta erotis dapat kita dalam sebuah kehidupan perkawinan, yaitu cinta suami atau istri yang yang di refleksikan dalam bentuk kontak hubungan seksual. Hubungan seksual antara suami-istri itu sendiri terjadi karena adanya cinta, tetapi jika hubungan seksual pasutri tidak berlangsung dalam koredor cinta timbal-balik, hubungan ini tentu akan berubah menjadi siksaan yang mendera partner secara timbal balik. Hubungan ini mustahil terbina tanpa menjadikan cinta sebagai pondasi kokohnya. Lebih dari itu, hubungan seksual itu sendiri –tanpa cinta ini- menjadi sebatas pelampiasan birahi yang tidak banyak manfaatnya.
Rabu, 10 Maret 2010
Mempertahankan Kebudayaan Sendiri
Malaysia kembali melakukan tindakan yang tak sportif terhadap Bangsa Indonesia. Bentuk ketidaksportifan yang untuk kesekian kalinya itu terlihat ketika diklaimnya satu budaya Indonesia sebagai milik negeri tetangga tersebut. Seperti terpublikasi dalam sebuah iklan Visit Malaysia, dicantumkan bahwa Tari Pendet sebagai salah satu budaya bangsa tersebut. Padahal, kita ketahui bersama bahwa Tari Pendet merupakan tarian tradisionil masyarakat Bali.
Sebelumnya, Malaysia juga sudah menyerobot sejumlah hasil karya Bangsa Indonesia. Adalah lagu “Rasa Sayange”, sebagai lagu yang murni berasal dari Indonesia, kemudian dicaplok bulat-bulat oleh Malaysia sebagai lagu dalam iklan pariwisata negara tersebut. Padahal, tidak seorang pun membantah bahwa lagu tersebut merupakan lagu daerah di Indonesia yang berasal dari Sulawesi/Maluku.
Kemudian Malaysia juga pernah mengklaim lagu “Bintang Kejora” dan “Abang Tukang Bakso” sebagai lagu negaranya. Bahkan Berang Reog Ponogoro pun dijiplak tanpa ada izin dari sipenciptanya. Padahal Berang Reog Ponorogo adalah bahagian dari budaya bangsa yang sudah lama dilestarikan.
Mengapa bisa terjadi? Mengapa pula, Negara Malaysia terus melakukan tindakan yang tidak terpuji dan yang sangat merugikan Bangsa Indonesia dengan mencuri karya seni kita?
Setiap hasil karya cipta anak bangsa, apalagi sudah ditetapkan sebagai simbol budaya, secara otomatis menjadi budaya dan kekayaan bangsa ini. Tidak boleh ada negara yang bisa mengklaim itu sebagai miliknya. Karya cipta dan budaya bangsa adalah sesuatu yang menjadi ciri bangsa yang patut dilestarikan.
Diawal kemerdekaan, pediri bangsa Bung Karno, bahkan pernah memploklamirkan trisakti dalam membangun bangsa, yang salah satunya adalah kedaulatan dalam budaya. Budaya menjadi milik yang sangat privasi suatu bangsa. Maka, perampasan terhadap budaya merupakan gangguan terhadap eksistensi kedaulatan negara. Jadi, tindakan negara Malaysia ini merupakan persoalan serius bagi eksistensi budaya kita.
Benar Bangsa Indonesia adalah bangsa yang serumpun dengan Malaysia. Sebagai bangsa yang serumpun, tentu memiliki banyak persamaan. Misalnya ditinjau dari segi bahasa dan kesukuan, kedua negara tersebut memiliki kedekatan. Memiliki banyak persaman, bukan berarti keduanya bisa saling mengklaim milik suatu negara adalah otomatis milik negara lain juga. Setiap negara harus menjunjung budaya yang dimiliki oleh negara lain.
Maraknya peristiwa pencaplokan lagu daerah dan klaim atas karya seni anak bangsa, oleh Malaysia adalah bahagian dari pencideraan kedaulatan negara kita. Itu artinya, Malaysia telah sengaja merebut harta kekayaan dan keunikan Bangsa Indonesia. Dalam posisi seperti ini, pemerintah harus tegas. Kita adalah bangsa yang berdaulat dan merdeka. Kemerdekaan bisa juga dimaknai sebagai kebebasan dalam mengembangkan dan sekaligus menjaga kreativitas anak bangsa.
Masalah ini harus segera dituntaskan. Langkah kekeluargaan dan jalur diplomasi harus dikedepankan. Namun jika terbukti tidak ampuh, maka langkah-langkah hukum pun harus dikerjakan. Aksi Mahasiswa di sejumlah daerah yang sudah dengan tegas menyatakan sikapnya menjadi pertanda bahwa rakyat sudah gusar dengan perilaku Malaysia tersebut. Kita harus serius menjaga martabat bangsa.
Sekali lagi, tindakan tegas harus segera diambil. Hal ini menjadi penting, supaya masalah serupa tidak terjadi lagi dimasa-masa yang akan datang. Jangan sampai ada steoretip yang menyatakan bangsa kita adalah bangsa yang lemah. Bangsa yang tidak mampu menjaga dan memelihara kekayaan dan kedaulatan sendiri. Bangsa yang bisa dibeli dan dimanipulasi.
Tentu, koreksi diri juga perlu dilakukan. Budaya bangsa harus dipertahankan. Harus diakui bahwa selama ini kita kurang serius dalam menghargai karya cipta dan budayanya sendiri. Barulah setelah diklaim bangsa lain, kita kemudian sibuk dan marah. Sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan langkah revitalisasi atas semua karya anak bangsa dan budaya yang menjadi kekayaan kita.
Di terbitkan by Ardinal
Sebelumnya, Malaysia juga sudah menyerobot sejumlah hasil karya Bangsa Indonesia. Adalah lagu “Rasa Sayange”, sebagai lagu yang murni berasal dari Indonesia, kemudian dicaplok bulat-bulat oleh Malaysia sebagai lagu dalam iklan pariwisata negara tersebut. Padahal, tidak seorang pun membantah bahwa lagu tersebut merupakan lagu daerah di Indonesia yang berasal dari Sulawesi/Maluku.
Kemudian Malaysia juga pernah mengklaim lagu “Bintang Kejora” dan “Abang Tukang Bakso” sebagai lagu negaranya. Bahkan Berang Reog Ponogoro pun dijiplak tanpa ada izin dari sipenciptanya. Padahal Berang Reog Ponorogo adalah bahagian dari budaya bangsa yang sudah lama dilestarikan.
Mengapa bisa terjadi? Mengapa pula, Negara Malaysia terus melakukan tindakan yang tidak terpuji dan yang sangat merugikan Bangsa Indonesia dengan mencuri karya seni kita?
Setiap hasil karya cipta anak bangsa, apalagi sudah ditetapkan sebagai simbol budaya, secara otomatis menjadi budaya dan kekayaan bangsa ini. Tidak boleh ada negara yang bisa mengklaim itu sebagai miliknya. Karya cipta dan budaya bangsa adalah sesuatu yang menjadi ciri bangsa yang patut dilestarikan.
Diawal kemerdekaan, pediri bangsa Bung Karno, bahkan pernah memploklamirkan trisakti dalam membangun bangsa, yang salah satunya adalah kedaulatan dalam budaya. Budaya menjadi milik yang sangat privasi suatu bangsa. Maka, perampasan terhadap budaya merupakan gangguan terhadap eksistensi kedaulatan negara. Jadi, tindakan negara Malaysia ini merupakan persoalan serius bagi eksistensi budaya kita.
Benar Bangsa Indonesia adalah bangsa yang serumpun dengan Malaysia. Sebagai bangsa yang serumpun, tentu memiliki banyak persamaan. Misalnya ditinjau dari segi bahasa dan kesukuan, kedua negara tersebut memiliki kedekatan. Memiliki banyak persaman, bukan berarti keduanya bisa saling mengklaim milik suatu negara adalah otomatis milik negara lain juga. Setiap negara harus menjunjung budaya yang dimiliki oleh negara lain.
Maraknya peristiwa pencaplokan lagu daerah dan klaim atas karya seni anak bangsa, oleh Malaysia adalah bahagian dari pencideraan kedaulatan negara kita. Itu artinya, Malaysia telah sengaja merebut harta kekayaan dan keunikan Bangsa Indonesia. Dalam posisi seperti ini, pemerintah harus tegas. Kita adalah bangsa yang berdaulat dan merdeka. Kemerdekaan bisa juga dimaknai sebagai kebebasan dalam mengembangkan dan sekaligus menjaga kreativitas anak bangsa.
Masalah ini harus segera dituntaskan. Langkah kekeluargaan dan jalur diplomasi harus dikedepankan. Namun jika terbukti tidak ampuh, maka langkah-langkah hukum pun harus dikerjakan. Aksi Mahasiswa di sejumlah daerah yang sudah dengan tegas menyatakan sikapnya menjadi pertanda bahwa rakyat sudah gusar dengan perilaku Malaysia tersebut. Kita harus serius menjaga martabat bangsa.
Sekali lagi, tindakan tegas harus segera diambil. Hal ini menjadi penting, supaya masalah serupa tidak terjadi lagi dimasa-masa yang akan datang. Jangan sampai ada steoretip yang menyatakan bangsa kita adalah bangsa yang lemah. Bangsa yang tidak mampu menjaga dan memelihara kekayaan dan kedaulatan sendiri. Bangsa yang bisa dibeli dan dimanipulasi.
Tentu, koreksi diri juga perlu dilakukan. Budaya bangsa harus dipertahankan. Harus diakui bahwa selama ini kita kurang serius dalam menghargai karya cipta dan budayanya sendiri. Barulah setelah diklaim bangsa lain, kita kemudian sibuk dan marah. Sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan langkah revitalisasi atas semua karya anak bangsa dan budaya yang menjadi kekayaan kita.
Di terbitkan by Ardinal
Langganan:
Postingan (Atom)